Rabu, 26 Juni 2019

Rumah Raja Muhammad Safri Turungku (Rumah Adat Buol)



     Secara historis bahwa pada tahun 1914, Datu Alam Turungku digantikan oleh Haji Ahmad Turungku sebagai Raja Buol. Kemudian pada tahun 1916, Haji Ahmad Turungku dinobatkan sebagai Madika Buol secara adat (ni tonguok). Haji Ahmad Turungku memindahkan kedudukan kerajaan dari Kasangan ke Roji. Pada tahun 1924, istana kerajaan dibangun cukup megah dengan atap terbuat dari sirap, sehingga dikenal dengan nama Kumalrigu Sirap. Pada tahun 1930, daerah Leok telah mengalami kemajuan. Atas usul Kontrolir J. Rookmake (1929) dan M. Waiswisz (1930), maka Haji Ahmad Turungku menjadikan Leok sebagai pusat pemerintahan kerajaan. Kemudian istana kerajaan di Roji juga dipindahkan ke Leok. Menurut narasumber bahwa istana kerajaan yang ada sekarang dibangun kembali pada tahun 1985 oleh Pemerintah Kabupaten Buol Tolitoli pada waktu itu. Kondisi istana saat dibangun kembali dalam keadaan rusak. Saat ini bangunan dipergunakan sebagai rumah tinggal raja dan museum Kerajaan Buol.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PERENCANAAN PENDIDIKAN

A. Perencanaan dan manajemen Pendidikan        Secara konseptual, manajemen pendidikan meliputi perencanaan, pelaksanaan, pengendalian, da...